Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pisang Gros Michel: Ciri, Manfaat dan Model Olahan

Pisang Gros Michel adalah salah satu pisang yang lezat. Di Indonesia, pisang ini lebih terkenal dengan nama Pisang Ambon. Pisang Gros Michel adalah pisang unggulan sebelum Pisang Cavendish dibudidayakan secara luas.

pasar pisang
Unsplash.com/Dieggo Catto

Pisang adalah buah yang lezat dan sangat populer di dunia. Bahkan pisang masih menjadi salah satu buah yang paling terkenal saat ini di muka bumi. Pisang unggulan yang pernah berjaya pada masanya adalah Pisang Gros Michel atau Big Mike.

Di Indonesia, pisang Gros Michel disebut juga Pisang Ambon. Malaysia menggunakan nama Pisang Embun untuk menyebut pisang Gros Michel. Di Myanmar, Gros Michel disebut Thihmwe dan di Thailand, pisang ini disebut Kluai Hom Thong.

Beberapa ilmuwan percaya, pisang Gros Michel memasuki catatan sejarah pada tahun 1830-an. Ini ketika seorang ahli Prancis bernama Jean Pouyat melihat tanaman itu di pulau Martinique di Karibia.

Gros Michel atau Pisang Ambon tersebut kemudian dibudidayakan di sepanjang pantai Karibia di Amerika Tengah. Di Abad ke-20, hasil buah pisang ini menjadi produk andalan yang diekspor ke Amerika Serikat.

Sumber lain tentang asal-usul Gros Michel menyebutkan, ilmuwan Prancis bernama Nicholas Baudin membawa umbi pisang ini dari Asia Tenggara. Umbi tersebut disimpan dan tumbuh di salah satu kebun raya di Martinique. Pouyat kemudian mengembangkannya.

Ciri-Ciri Pisang Gros Michel atau Pisang Ambon

Warga Amerika Serikat melihat pisang Gros Michel atau Pisang Ambon sebagai buah yang eksotis yang berasal dari daerah tropis. Segera saja buah itu jadi populer di negara tersebut, dan menjadi produk ekspor utama para pedagang.

Ciri utama mengapa Gros Michel itu favorit, selain rasanya yang manis, adalah karena ukurannya yang besar dan kulitnya tebal sehingga tahan memar. Pisang ini juga memiliki kemampuan bertahan yang baik selama perjalanan panjang dari petani menuju pasar.

Secara sekilas, bentuk pisang Gros Michel mirip dengan pisang Cavendish. Tapi pisang ini sedikit berbeda. Pisang Cavendish ukurannya tidak sebesar pisang Gros Michel.

Pisang Gros Michel atau Pisang Ambon di Indonesia dikenal ada dua jenis yakni Pisang Ambon Kuning dan Pisang Ambon Hijau Lumut.

Perbedaan Pisang Gros Michel Kuning dan Pisang Gros Michel Hijau

Di kawasan Indonesia, pisang Ambon dikenal memiliki dua jenis, pertama adalah Ambon Kuning dan kedua adalah Ambon Hijau atau Ambon Lumut.

Pisang Ambon Kuning ini, ciri khasnya adalah ketika buahnya sudah matang, maka kulitnya juga akan berubah menjadi kuning keputih-putihan seperti layaknya pisang Cavendish.

Warna daging buahnya adalah putih kekuningan. Rasanya manis dan aroma Gros Michel Kuning atau Ambon Kuning ini harum.

Sedangkan pisang Ambon Hijau atau Lumut adalah pisang Gros Michel yang ketika buahnya matang tapi kulitnya tetap berwana hijau. Baru ketika buah ini sangat matang atau orang Jawa menyebutnya dalu, maka kulitnya akan berubah kuning dan ada bercak cokelat.

Aroma pisang Ambon Hijau atau Lumut ini lebih kuat dibanding Ambon Kuning. Rasa buah ini juga lebih manis dan lebih lezat dibandingkan dengan pisang Ambon Kuning.

Pisang Gros Michel atau Pisang Ambon, secara umum memiliki 8 hingga 13 sisir dalam satu tandannya. Setiap sisirnya, rata-rata memiliki 12 hingga 22 buah. Jika satu sisir memiliki banyak buah, biasanya ukuran buahnya akan kecil-kecil.

Manfaat Pisang Gros Michel atau Pisang Ambon

Ada banyak manfaat mengonsumsi buah pisang Gros Michel atau Pisang Ambon. Ini karena pisang tersebut memiliki banyak vitamin dan mineral.

Dalam 100 gram Pisang Gros Michel, buah ini mengandung 132 calori dan 31 gram karbohidrat. Buah pisang ini tidak memiliki kandungan lemak dan protein.

Kandungan serat di dalam buah Pisang Gros Michel sebanyak 1 gram setiap 100 gramnya. Ini juga mengandung 18 gram gula yang dapat bermanfaat bagi tubuh.

Kandungan Vitamin C-nya ada 27 persen dan kandungan Kalsiumnya ada 26 persen.

Pisang ini bagus untuk kesehatan jantung bagi yang mengonsumsinya. Pisang Gros Michel juga mudah membuat kenyang dan mudah dicerna oleh sistem pencernaan tubuh kita.

Model Olahan Pisang Gros Michel atau Pisang Ambon

Secara umum, pisang Gros Michel atau Pisang Ambon adalah pisang meja atau pisang pencuci mulut. Jadi, tanpa perlu diolah, pisang ini biasanya langsung disantap sebagai buah yang lezat.

Namun bagi orang-orang yang ingin mengolahnya, hal itu tentu tidak menjadi masalah. Ini karena pisang Gros Michel bisa diolah menjadi berbagai model olahan.

Pisang Gros Michel atau Pisang Ambon ini bisa dibuat menjadi jus yang menyegarkan. Jus bisa dicampur dengan es atau madu.

Untuk pisang yang sudah dalu atau terlalu matang sehingga warna kulitnya berubah agak cokelat, jangan langsung dibuang. Kamu bisa mengolahnya menjadi Pancake yang lezat, yang cara membuatnya sangat mudah.


Kidung Pamungkas
Kidung Pamungkas Suka membaca, suka menulis, pekerja lepas

Posting Komentar untuk "Pisang Gros Michel: Ciri, Manfaat dan Model Olahan"