Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pisang Ini Dimakan Batangnya, Bukan Buahnya

Nama Latinnya Ensete ventricosum. Ini adalah tanaman keluarga pisang tetapi tidak ditanam untuk hasilkan buah. Ini disebut juga pisang palsu atau False Banana. Buahnya tidak bisa dimakan tetapi batang dan akarnya yang di makan.

pisang, pisang enset, pisang palsu, pisang ethiopia
Pisang Enset (youtube.com/Royal Botanic Gardens and Domain)

Pisang Ensete ventricosum juga disebut pisang Enset, Ensete atau Pisang Palsu. Tapi banyak orang yang sering menyebutnya pisang Enset saja.

Ini adalah tanaman pisang yang berasal dari benua Afrika, utamanya ada di daerah dataran tinggi. Pisang Enset termasuk dalam keluarga pisang liar dan tidak banyak negara yang membudidayakannya.

Salah satu ciri utama pisang Enset adalah bahwa pisang ini tidak dimakan buahnya. Pisang ini berbuah, tapi bijinya didalamnya besar-besar dan tidak bisa dimakan. Pisang ini dikonsumsi batang dan akarnya, yang diproses untuk dijadikan sebagai tepung.

Berikut ini penjelasan lengkap tentang Pisang Enset atau Pisang Palsu.

Habitat Utama Pisang Enset atau Pisang Palsu

pisang, pisang enset, pisang palsu, pisang ethiopia
Pisang Enset (youtube.com/MediaPortal)

Pisang adalah tanaman populer dengan leluhurnya berada di Asia Tengara dan Indo-China. Tapi pisang telah tersebar ke seluruh dunia, berkembang menjadi ribuan varietas baik yang bisa dimakan atau tidak.

Di Afrika, banyak juga varietas pisang yang tumbuh di sana, salah satunya adalah Pisang Enset atau Pisang Palsu. Pisang liar ini habitat aslinya berada di dataran tinggi Afrika Timur dan Selatan.

Di Ethiopia, Pisang Enset atau Pisang Palsu telah dibudidayakan. Belum ada negara lain di luar Ethiopia yang telah membudidayakan pisang tersebut. Pisang Palsu ini telah memberi makanan pokok pada hampir 20 juta orang di bagian barat daya Ethiopia.

Bentuk Pisang Enset atau Pisang Palsu

Secara visual, Pisang Enset sama persis seperti pisang biasanya. Bentuk daunnya sama dan batangnya juga sama.

Hanya saja daun Pisang Enset tidak terlalu terkulai, yang membuat tanamn itu bisa mengalirkan air hujan merambat langsung ke batang dan terus turun ke akar. Batang di antara daun memiliki warna merah agak keungu-unguan.

Batang Pisang Enset, atau yang kita sebut pohonnya, bisa tumbuh menjadi sangat besar bahkan seukuran pelukan orang dewasa.

Jantung pisang atau bunganya juga mirip dengan pisang pada umumnya. Hanya saja buah pisangnya tidak bisa dimakan karena memiliki biji yang besar-besar.

Tapi bestie, meskipun bijinya besar, perkembangbiaknya menggunakan cara vegetatif.

Cara Mengonsumsi Pisang Enset atau Pisang Palsu

pisang, pisang enset, pisang palsu, pisang ethiopia
Proses penepungan Pisang Enset

Seperti sudah disebutkan sebelumnya bahwa pisang Enset adalah pisang yang tidak dimakan buahnya. Jadi pisang ini dimakan batang dan akarnya.

Pemanenan bisa dilakukan kapan saja, baik itu musim panas atau musim hujan. Biasanya, lelaki adalah yang memanen pisang ini, mencongkel akar dan pohonnya sekaligus.

Lalu para perempuan akan memproses batang pisang tersebut per lembar untuk digosrok dan di ambil sari patinya. Setelah digosrok untuk diambil patinya, nanti akan terlihat ada serat pisang yang tersisa. Serat ini disisihkan untuk dikumpulkan.

Akar rimpang Pisang Enset atau Pisang Palsu ditumbuk sampai halus dan dicampur dengan ampas batang yang sudah digosrok.

Kemudian ampas tersebut dibungkus, dimasukkan ke dalam lubang yang dilapisi daun Enset, ditutup dan ditindih batu.

Sekitar tiga bulan kemudian, ampas tersebut yang telah melalui proses fermentasi akan dapat digunakan sebagai tepung yang bernama kocho. Tepung itu juga bisa disimpan selama bertahun-tahun dan digunakan sesuai kebutuhan.

Tepung kocho dapat dimasak dengan berbagai cara, termasuk dipanggang. Tepung ini memiliki aroma khas yang seperti keju.

Penggunaan Serat Pisang dan Daun

Pisang Enset, meski tidak bisa dimakan buahnya, tapi bagian lain dari pisang itu hampir semuanya berguna. 

Daun Pisang Enset yang bisa panjang dan lebar memiliki nilai potensial dan layak jual. Daun Pisang Enset terkadang dilipat secara rapi, diikat lalu di bawa ke kota untuk dijual.

Selain itu, daun pisang tersebut juga dapat menyelamatkan ternak dikala musim kemarau karena tanaman itu tetap hijau dan tumbuh segar.

Serat Pisang Enset juga dapat digunakan sebagai anyaman tali. Serat pisang sejauh ini yang terkenal diproduksi Filipina, sebagai bahan dasar tali dan tekstil.

Tapi serat Pisang Enset di Ethiopia, yang kekuatannya masih diperdebatkan, juga dapat digunakan sebagai tali dan juga dijual ke kota untuk dianyam sebagai karung bungkus kopi.

Karena warnanya daunnya yang juga eksotik, tidak melulu hijau tapi ada gradasi merah keungu-unguan, Pisang Enset tersebut kadang juga diperdangkan sebagai tanaman hias, khususnya untuk pasar Eropa dan Amerika Serikat.

Pisang Enset ini sedang dipikirkan dan diteliti kemungkinannya menjadi makanan pengganti ketika ancaman krisis iklim menyerang global. Budidaya Pisang Enset atau Pisang Palsu di Afrika secara keseluruhan, diperkirakan dapat membantu memerangi ancaman kelaparan di benua tersebut.

Kidung Pamungkas
Kidung Pamungkas Suka membaca, suka menulis, pekerja lepas

Posting Komentar untuk "Pisang Ini Dimakan Batangnya, Bukan Buahnya"