Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pisang 40 Hari: Ciri, Manfaat dan Model Olahan

Pisang 40 hari adalah pisang kecil. Pisang ini memiliki banyak nama yaitu pisang gadis, pisang putri, pisang lampung, pisang lilin, pisang uli atau muli, dan ada beberapa sebutan lain lagi. Banyak manfaat dari pisang 40 hari, dan model olahannya juga beragam.

Pisang 40 hari

Selain pulau Jawa, pulau lain di Indonesia yang menjadi salah satu sentra penghasil pisang adalah pulau Sumatera. Di provinsi Lampung, Sumatera ujung selatan, salah satu pisang dari wilayah tersebut adalah pisang 40 hari atau yang sering disebut pisang gadis atau pisang muli.

Pisang ini secara geografis awalnya tersebar di daerah Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus dan Pringsewu. Tapi saat ini pisang 40 hari atau pisang muli telah tersebar ke banyak tempat,termasuk di pulau Jawa.

Waktu panennya yang cenderung cepat membuatnya memiliki komoditas jual yang lumayan bagi petani. Selain itu, rasa manis yang dimiliki pisang 40 hari, juga sangat menarik dan dicari oleh banyak konsumen.

Ciri-Ciri Pisang 40 Hari

(Pexels.com/Pixabay)

Secara umum, pohon pisang 40 hari seperti halnya pohon pisang lainnya. Tapi tinggi pohon pisang 40 hari sedikit berbeda, yakni hanya berada di kisaran 2 meteran. Pohon pisang lain seperti pisang Raja Sereh misalnya, rata-rata sekitar 3 meteran.

Batang pisang 40 hari berwarna kecokelat-cokelatan dengan corak ungi. Daun pisang 40 hari bisa memanjang sekitar 1,4 meter dengan lebar sekitar 0,4 meter.

Pisang ini ukurannya cenderung kecil sehingga bisa dikonsumsi dengan sekali gigit saja. Panjang buah pisang 40 hari sekitar 9,05 sentimeter dan diameternya sekitar 3,56 sentimeter. Rasa pisang 40 hari ini kalau sudah masak, manis dan ada sedikit asam.

Warna kulit pisang 40 hari sebelum masak adalah hijau. Ketika sudah masak, maka warnanya berubah menjadi kekuning-kuningan. Kulitnya juga sangat tipis dan ketika terlalu masak, maka akan lengket pada buahnya.

Kenapa Disebut Pisang 40 Hari?

Pisang 40 hari

Sudah dikisahkan pada awal mula bahwa pisang ini memiliki banyak nama. Di Jakarta barangkali pisang 40 hari lebih terkenal dengan sebutan pisang Lampung karena buah pisang tersebut datang dari Lampung.

Di daerah Jawa, pisang ini kadang disebut pisang gadis atau pisang 40 hari. Ini karena sejak jantung pisang mekar hingga buahnya muncul dan mencapai tua untuk dipanen, hanya butuh waktu 40 hari saja. 

Jadi nama pisang 40 hari dipakai sesuai dengan karakteristik pisang tersebut ketika berbuah. Pisang 40 hari adalah termasuk pisang meja atau pisang yang disajikan sebagai buah untuk langsung dimakan. Secara umum, pisang ini nikmat dimakan begitu saja tanpa harus diolah.

Manfaat Pisang 40 Hari

(Pexels.com/Karolina Grabowska)

Manfaat pisang 40 hari ada banyak. Pisang ini mengandung beberapa vitamin seperti A, C, dan B6. Selain itu, pisang 40 hari tinggi serat yang bagus untuk saluran pencernaan. Dengan kelebihan tersebut, pisang 40 hari dapat mencegah sembelit.

Kandungan gula alami yang ada pada pisang 40 hari dapat menjadi sumber energi alternatif untuk tubuh. Jadi Kisanak bisa saja meggantikan gula dengan pisang 40 hari jika memang berkenan untuk mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Pisang 40 hari tidak cocok untuk digoreng. Ingat, pisang 40 hari tidak cocok untuk digoreng. Tapi jika Kisanak adalah tukang ahli masak dan bisa melakukan inovasi kreatif pada masakan tersebut, tetap saja Pisang 40 Hari bisa digoreng.

Namun sebagai saran, jika Kisanak baru belajar memasak, jangan menggoreng pisang 40 hari karena tidak terlalu sedap.

Model Olahan Pisang 40 Hari

(Pexels.com/Monstera)

Pisang 40 Hari di pasaran harganya bisa murah. Bahkan satu sisir kadang tidak mencapai harga Rp 10 ribu. Karena murahnya dan ukurannya yang kecil-kecil, kadang pisang 40 hari juga digunakan sebagai pakan burung atau monyet peliharaan.

Pisang ini cocoknya memang langsung dimakan ketika sudah masak. Tapi olahan pisang 40 hari juga tak kalah sedapnya. Kisanak bisa menyimak resep pisang 40 hari berikut ini.

Pancake Pisang 40 Hari

Untuk membuat pancake pisang 40 hari, bahan utama yang dibutuhkan adalah:

  • 5 buah pisang 40 hari matang
  • 200 gram tepung terigu
  • 200 ml susu cair
  • 1/4 sdt garam
  • gula pasir secukupnya
  • 1 sdt baking powder
  • 2 sdm butter/margarin yang dicairkan
  • telur 1 butir

Kalau semua bahannya sudah siap, saatnya adalah membuat pancake pisang 40 hari. 

  • Tahap pertama pembuatan pancake tersebut adalah melumatkan pisang menggunakan garpu atau sendok biasa hingga halus.
  • Telur dikocok sampai halus, lalu tambahkan ke pisang yang sudah dilumatkan
  • Tambahkan juga susu cair, baking powder dan gula pasir
  • Aduk semua bahan tersebut sampai merata. Sebagai catatan, dalam mengaduk jangan terlalu bersemangat tetapi santai saja. Ini agar adonan tetap lembut dan hasil pancakenya juga lembut.
  • Tahap selanjutnya adalah panaskan wajan atau teflon. Masukkan adonan satu sendok sayur dan tunggu bagian bawah pancake berwana cokelat. Balik sampai matang dan angkat.
  • Ulangi langkah tersebut sampai adonan habis.
  • Jika semua adonan sudah dibuat, lalu tinggal menyajikan pancake saat hangat dan siap disantap.
  • Jika ingin lebih nikmat lagi, taburkan toping di atas pancake dengan keju parut dan cokelat cair.


Kidung Pamungkas
Kidung Pamungkas Suka membaca, suka menulis, pekerja lepas

Posting Komentar untuk "Pisang 40 Hari: Ciri, Manfaat dan Model Olahan"