Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pisang Tanduk: Ciri, Manfaat dan Model Olahan

Pisang tanduk dapat disebut sebagai pisang raksasa. Ini karena pisang tanduk memiliki ukuran yang besar. Rata-rata, pisang tanduk yang bagus jelas jauh lebih besar dari pada pisang Cavendish. Pisang tanduk dapat diolah sebagai keripik yang enak.

pisang, tanduk, pisang tanduk, pisang bawen, pisang byar
Unsplash.com/Julia Volk

Indonesia adalah salah satu negara dengan kekayaan biodiversitas alam. Banyak sekali jenis tanaman yang tumbuh dan hidup di negeri Zamrud Khatulistiwa ini.

Salah satu kekayaan Indonesia adalah varietas pisang. Ada ratusan varietas pisang yang hidup serta tumbuh subur di negara ini.

Banyaknya varietas pisang juga membuat Indonesia menjadi salah satu negara penghasil pisang terbesar di dunia. Meski begitu, panen pisang tersebut sebagian besar hanya digunakan untuk mencukupi kebutuhan domestik saja.

Soal ekspor pisang, Indonesia jelas kalah jauh jika dibandingkan dengan Filipina. Filipina adalah raja ekspor pisang Asia Tenggara. Produk pisangnya secara langganan menembus pasar China, Malaysia juga Jepang.

Kali ini, salah satu varietas pisang di Indonesia yang akan kami bahas adalah pisang tanduk. Di negara tetangga, Malaysia, pisang jenis ini juga memiliki nama yang sama, yakni pisang tanduk. Ciri khasnya, bentuk pisang yang seperti tanduk binatang.

Ciri-ciri Pisang Tanduk

pisang, tanduk, pisang tanduk, pisang bawen, pisang byar
Pisang Tanduk (Wikimedia.org)


Ketika sekilas melihat pisang ini di pasar, Kisanak kemungkinan akan langsung terpana. Pisang ini berukuran besar dan bentuknya mirip seperti tanduk kerbau atau tanduk sapi. Karena itu, pisang ini disebut pisang tanduk.

Panjang pisang tanduk rata-rata 30-35 sentimeter. Sejauh ini, pisang tanduk dianggap sebagai pisang terbesar yang dijual di pasaran

Pisang terbesar di dunia juga ada di Indonesia dan Papua Nugini. Pisang tersebut adalah Musa ingens. Tapi pisang ini disebut tidak biasa dikonsumsi oleh manusia, dan lebih dibiarkan untuk dimakan burung.

Selain panjang, bentuk pisang tanduk bersudut dan ujungnya agak meruncing. Kulitnya tebal dan keras tapi halus. Ada beberapa bintik cokelat yang akan semakin terlihat ketika pisang tanduk sudah matang.

Daging pisang tanduk cenderung berwarna kuning pucat hingga berwarna agak krem. Bijinya sangat kecil dan itu adalah biji yang tidak dapat berkembang sehingga dapat ikut dimakan bersama dagingnya.

Rasa pisang tanduk sedikit keras dan seperti mengandung tepung. Rasanya manis sedikit asam.

Jenis pisang tanduk

Sebetulnya, secara sekilas semua pisang tanduk yang beredar di pasaran hampir serupa. Tapi pisang tanduk sebenarnya terdiri dari tiga jenis; French, False Horn dan Horn.

Pisang tanduk masuk dalam sub-kelompok plantain dengan genom AAB. Di pisang dengan genom ini, termasuk di antaranya adalah pisang raja nangka, pisang raja sereh atau pisang kawista atau juga disebut pisang susu.

Dari tiga jenis pisang tanduk, perbedaan utamanya biasanya dilihat dari struktur bunganya. Tapi French Horn berbunga seperti pisang pada umumnya, yakni memiliki jantan dan betina. Di India, jenis ini disebut Narendran.

False Horn perbungaanya adalah betina dan steril yang umumnya akan menghasilkan buah yang tidak normal. Di Kolombia, pisang jenis ini disebut Dominico-Harton.

Sedangkan Horn, adalah pisang tanduk yang bunganya terdiri dari betina sehingga ketika berbuah tidak menyisakan jantung pisang. Kemungkinan besar, orang-orang di Jawa menyebut pisang yang jenis ini dengan sebutan pisang byar.

Nutrisi dan Manfaat Pisang Tanduk

pisang, tanduk, pisang tanduk, pisang bawen, pisang byar
Unsplash.com/Anil Reddy

Umumnya, pisang memiliki kandungan nutrisi yang hampir sama. Begitu juga dengan pisang tanduk.

Tapi secara khusus, akan disampaikan di bawah ini kandungan nutrisi yang ada di dalam buah pisang tanduk.

Dalam 100 gram pisang tanduk, Kisanak bisa mendapatkan sekitar 120 sampai 150 kalori. Dalam ukuran 100 gram pisang tanduk, Kisanak juga bisa mendapatkan 30 gram karbohidrat.

Selain itu, pisang tanduk juga memiliki 1,3 sampai 1,5 gram protein dan lemak dalam jumlah sedikit yakni 0,2 sampai 0,3 gram.

Kandungan serat dalam pisang tanduk lebih tinggi dari protein, yakni 2 gram. Selain itu, ada beberapa mineral yang bagus untuk tubuh. Mereka adalah kalium, magnesium, zat besi dan fosfor.

Vitamin dalam pisang tanduk adalah vitamin C dan vitamin A dengan jumlah yang sedikit. Vitamin B dan vitamin K juga diketahui ada di dalam pisang tanduk.

Nutrisi lainnya adalah selenium, zinc, dan senyata antioksidan seperti flavonoid, lutein dan karoten.

Manfaat pisang tanduk

Mengonsumsi pisang tanduk dapat menjaga kesehatan jantung, melancarkan pencernaan, menurunkan risiko kanker darah, serta menurunkan berat badan.

Selain itu, ada manfaat lain dari mengonsumsi pisang tanduk. Di antaranya adalah menurunkan kadar gula dalam darah, menjaga fungsi ginjal serta meningkatkan suasana hati.

Ini karena kandungan tryptophan, sejenis asam amino yang membantu menjaga suasana hati dan meningkatkan kemampuan ingatan.

Untuk yang terakhir ini, jika pisang tanduk tetap tidak bisa meningkatkan suasana hati, cobalah memasak pisang tanduk bersama orang terkasih Kisanak, kemungkin besar ini akan berefek.

Model Olahan Pisang Tanduk

pisang, tanduk, pisang tanduk, pisang bawen, pisang byar
Unsplash.com/Victor Kwashie

Pisang tanduk dapat diolah berbagai model masakan. Pisang tanduk enak jika direbus, lezat ketika dipanggang, sedap saat dikukus, juga gurih ketika digoreng.

Keripik pisang tanduk

Karena umumnya pisang tanduk itu cenderung keras dan lama untuk bisa empuk atau lembek, maka sebenarnya olahan yang paling cocok untuk pisang tanduk adalah keripik.

Kisanak bisa mengiris pisang tanduk dengan cara memanjang atau pendek dengan pisau maupun dengan alat potong. Jika dipotong memanjang, maka nanti hasil keripiknya bisa panjang-pajang dan menarik.

Setelah itu, irisan pisang tanduk direndam dengan air yang sudah dilarutkan garam. Tahapan berikutnya adalah memanaskan minyak dalam wajan. Goreng irisan pisang tanduk yang sudah direndam garam tersebut sampai matang.

Pisang tanduk kukus sederhana

Cara lain untuk mengolah pisang tanduk adalah dengan cara dikukus. Kisanak dapat menyiapkan pisang tanduk yang sudah masak, kemudian memotongnya menjadi empat atau lima bagian. Bisa dipotong sekaligus bersama kulitnya, atau dikupas dulu.

Setelah itu, siapkan panci kukus dan panaskan airnya. Jika sudah siap, taruh potongan pisang tanduk tersebut ke dalam panci dan kukus sampai masak. Pisang tanduk kukus yang masak ditandai dengan kulit pisang yang berubah jadi cokelat pucat.

Kisanak bisa langsung menyajikan pisang tanduk kukus tersebut untuk disantap. 

Pisang tanduk panggang

Ketika ingin menjadikan pisang tanduk sebagai pisang panggang, Kisanak dapat membelah pisang jadi dua bagian atau utuh juga tidak apa-apa.

Setelah itu, siapkan api panggangan dan alat pemanggang. Jepit pisang tersebut dan panggang sampai bewarna cokelat keemasan. Setelah matang, pisang tanduk panggang tersebut ditirikan kemudian diberi cokelat cair serta taburan keju parut di atasnya.

Pisang tanduk tepung

Hal yang masih jarang dilakukan dari pisang tanduk adalah pembuatannya jadi tepung. Pisang tanduk dapat diiris tipis-tipis ketika hampir masak. Setelah itu, irisan pisang dikeringkan kemudian digiling menjadi tepung.

Tepung tersebut dapat disimpan sebagai campuran untuk membuat kue seperti bolu atau cup cake. Cara satu ini bisa membuat pisang tanduk bertahan lama. Kisanak dapat menyimpan secara rapat irisan pisang kering dan jika membutuhkan baru digiling untuk dijadikan tepung secukupnya.

Kidung Pamungkas
Kidung Pamungkas Suka membaca, suka menulis, pekerja lepas

Posting Komentar untuk "Pisang Tanduk: Ciri, Manfaat dan Model Olahan"