Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pisang Ambon: Ciri, Manfaat dan Model Olahan

Pisang ambon adalah salah satu pisang populer di Indonesia. Pisang ambon memiliki nilai komersil yang bagus. Manfaat pisang ambon juga banyak untuk kesehatan tubuh. Selain dapat dimakan langsung, model olahan pisang ambon juga beragam.

pisang ambon, pisang ambon kuning, pisang ambon putih, pisang ambon lumut, pisang, ambon, pisang ambon
Ilustrasi (Wikimedia.org)

Salah satu jenis pisang komersil di Indonesia adalah pisang ambon. Rasanya yang manis, bentuk luarnya yang mulus, dan ukuran buahnya yang cenderung besar, seperti pas untuk disantap sekali makan.

Karena pisang ambon yang manis dan legit, pisang tersebut juga jadi salah satu pisang istimewa, yang bisa dijadikan sebagai bingkisan untuk kerabat atau teman.

Pisang ambon yang beredar di pasaran di Indonesia, biasanya ada dua jenis. Keduanya adalah pisang ambon putih dan pisang ambon kuning. Soal rasa, antara keduanya tidak beda jauh, yakni sama-sama lezat.

Di pasar lokal, nilai jual pisang ambon bersaing dengan jenis pisang raja seperti pisang raja bulu atau pisang raja sereh.

Ciri-Ciri Pisang Ambon

Sebenarnya, pisang ambon adalah bagian dari kultivar pisang Gros Michel atau yang sering disebut dengan pisang Big Mike. Pisang ini adalah kultivar pisang utama yang diperdagangkan sampai tahun 1950-an, sebelum hama penyakit hampir memusnahkannya.

Setelah kultivar pisang ambon ini hampir punah, para petani pisang menggantinya dengan pisang Cavendish. Saat ini, sekitar 90 persen pisang yang diperdagangkan lintas benua adalah pisang Cavendish tersebut.

Sebenarnya, nama pisang ambon tidak memiliki kaitan dengan kota Ambon, ibu kota provinsi Maluku. Tapi nama pisang ambon lebih didasarkan pada nama sebutan yang beredar di kalangan masyarakat Jawa.

Orang Jawa menilai pisang ambon adalah pisang yang memiliki bau wangi dan menyebutnya sebagai pisang mambu wangi, atau berbau harum. Berdasarkan kata mambu itulah, pisang tersebut biasa ngambon-ngamboni atau menguarkan aroma wangi.

Karena itu pisang tersebut kemudian mendapat sebutan pisang ambu atau pisang ambon.

Ciri spesifik pisang ambon

Kulit pisang ambon cenderung agak tebal. Ukurannya bisa berkisar antara 2,4 sampai 3 milimeter. Bentuknya agak melengkung dan sedikit panjang. Ukuran panjangnya, hampir sama dengan pisang Cavendish.

Daging pisang ambon berwarna putih kekuning-kuningan. Rasanya sangat manis dan legit. Aroma wanginya dapat tercium langsung, apalagi untuk orang yang memiliki penciuman sensitif.

Umumnya, dalam satu tandan pisang ambon bisa terdiri dari 7 sampai 19 sisir. Setiap sisirnya, bisa terdiri dari 10 sampai 16 buah. 

Pisang ambon masuk dalam kelompok genom AAA, satu keluarga dengan pisang Cavendish.

Perbedaan pisang ambon lumut, pisang ambon putih, dan pisang ambon kuning

Secara umum, pisang ambon yang beredar di pasaran ada tiga jenis yang dipahami oleh kebanyakan orang. Meski begitu, bagi orang yang tidak terbiasa, mereka akan kesulitan membedakannya.

Tiga jenis pisang ambon adalah ambon lumut, pisang ambon putih dan ambon kuning.

Pisang ambon lumut ciri khasnya adalah ketika dia masak, warna kulitnya tidak menguning seperti pisang Cavendish. Pisang ambon lumut cenderung warna kulitnya berubah dari hijau agak keputih-putihan.

Di beberapa derah di Jawa Tengah, ada yang menyebut jenis pisang ambon putih ini dengan pisang raja tawi.

Sedangkan pisang ambon putih, jika masak maka kulitnya yang tadi berwarna kuning keputih-putihan. Di Filipina, pisang ini juga disebut pisang ambon dan di Malaysia pisang ini disebut pisang embun.

Pisang ambon kuning, kalau masak kulitnya cenderung berwarna kuning seperti Cavendish. Bentuk buahnya lebih besar dengan kulit lebih tipis. Rasanya manis dan baunya harum.

Dari ketiga jenis pisang ambon itu, mana yang paling bagus? Semuanya bagus. Umumnya, pisang ambon rasanya manis, bahkan bisa dibilang lebih manis dari pada pisang Cavendish. Tapi untuk pisang ambon lumut, ada sedikit rasa asamnya.

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Pisang Ambon

Kandungan nutrisi yang ada di dalam pisang ambon, umumnya mirip dengan kandungan pisang pada umumnya. Tapi berikut ini kami akan jelaskan secara spesifik jika Kisanak ingin mengetahuinya, khususnya untuk nutrisi pisang ambon.

Dalam 100 gram pisang ambon, mengandung sekitar 108 kkal. Tapi ada juga yang menyebutkan kurang dari 100 kkal, yakni sekitar 97 kkal.

Selain itu, kandungan nutrisi pisang ambon adalah berikut:

  1. Karbohidrat sebanyak 24,30 sampai dengan 25,8 gram (97 persen)
  2. Apakah pisang ambon mengandung protein? Ya tentu saja. Pisang ambon mengandung 1,3 gram protein atau sekitar 5 persen.
  3. Lemak dalam pisang ambon adalah 0,6 gram atau sekitar 5 persen.
Kemudian zat gizi unggulan yang terdapat dalam pisang ambon adalah vitamin C, vitamin B2 dan Tembaga. Pisang ambon memiliki kandungan vitamin C sebanyak 10 persen, vitramin B2 sebanyak 11 persen dan Tembaga sebanyak 25 persen.

Selain itu, pisang ambon juga memiliki kandungan asam folat yang baik untuk kesehatan ibu hamil. Asam folat bagus untuk perkembangan otak janin yang ada di dalam kandungan.

Pisang ambon juga memiliki kandungan fosfor, zat besi dan vitamin A.

Manfaat pisang ambon

Dengan segudang nutrisi di dalamnya, pisang ambon juga memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat pisang ambon adalah sebagai berikut:

  1. Pisang ambon bagus sebagai sumber energi karena kandungan kalori dan karbohidrat di dalamnya yang kaya.
  2. Kandungan asam folat di pisang ambon bagus untuk ibu hamil dan anak-anak. Khusus untuk ibu hamil, bukan berarti kemudian Kisanak memakan banyak pisang ambon dalam satu hari. Baiknya, konsultasi ke dokter dulu berapa takaran yang bagus dan sesuai.
  3. Zat besi dalam pisang ambon dapat membantu mengobati anemia.
  4. Pisang ambon juga dikenal dapat menetralkan asam lambung sehingga bagus untuk usus Kisanak.
  5. Mengonsumsi pisang ambon juga dapat mencegah gangguan fungsi hati atau liver.
  6. Karena rendah lemak, pisang ambon juga bagus untuk diet dan membantu menurunkan berat badan.
  7. Buah pisang ambon juga dapat membantu mencegah diabetes dan mengobati hipertensi.
  8. Kandungan serat dalam pisang ambon dapat membantu memperlancar sistem pencernaan.
  9. Vitamin B dan vitamin C dalam pisang ambon dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh.
  10. Kandungan kalium serta sorotonin di pisang ambon, juga dapat meningkatkan mood dan membantu menghindari stress

Model Olahan Pisang Ambon

pisang ambon, pisang ambon kuning, pisang ambon putih, pisang ambon lumut, pisang, ambon, pisang ambon
Unsplash.com/American Heritage Chocolate

Sebagai bagian dari kelompok pisang Cavendish, pisang ambon sebenarnya adalah pisang meja, yang itu berarti pisang yang disajikan untuk langsung dimakan. Untuk menikmati kelezatan pisang ambon, Kisanak sebenarnya tidak perlu repot untuk mengolahnya. Langsung disantap begitu saja sudah bisa.

Tapi jika memang Kisanak ingin suana baru dalam menikmati pisang ambon, bisa juga dengan berbagai olahan yang kreatif.

Biasanya, pisang ambon yang sudah terlalu matang akan lembek dan orang tidak bernafsu untuk menyantapnya begitu saja. Kisanak dapat mengolah pisang ambon yang terlalu matang dengan berbagai jenis olahan.

Donat pisang ambon

Kisanak dapat menghaluskan pisang ambon yang terlalu matang dengan campuran adonan untuk membuat kue donat. Resep biasa untuk membuat donat, pisang ambon yang sudah dilembutkan dapat dicampurkan dalam adonan tersebut.

Brownies pisang ambon

Jika Kisanak hobi membuat brownies, dapat juga memasukkan tambahan pisang ambon yang sudah dilembutkan. Brownies kisanak akan memiliki aroma dan rasa pisang yang enak dan lezat. Ini bisa meningkatkan selera makan.

Pisang ambon keju

Pisang ambon yang Kisanak dapat dari pasar, bisa dibelah menjadi dua. Dari belahan itu, kisanak dapat memanggangnya di teflon yang sudah dibaluri dengan margarin. Setelah berwarna kecokelatan, silakan pisang ambin ditiriskan.

Setelah itu, kisanak dapat memberikan parutan keju di atasnya. Ambil juga meses untuk ditaburkan dan leleri dengan susu cokelat. Ini akan menjadi pisang ambin keju panggang yang nikmat disantap ketika sore hari.

Begitulah Kisanak, cerita pisang ambon dari Dunia Pisang saat ini. Semoga harimu menyenangkan!

Kidung Pamungkas
Kidung Pamungkas Suka membaca, suka menulis, pekerja lepas

Posting Komentar untuk "Pisang Ambon: Ciri, Manfaat dan Model Olahan"