Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

11 Fakta Menarik tentang Pisang

Pisang adalah buah yang sangat menarik. Tidak hanya menjadi buah paling populer di dunia, tapi buah pisang disebut telah berusia ribuan tahun. Pisang tumbuh subur di daerah tropis dan sub-tropis. Ada ribuan varietas, banyak diantaranya biasa disantap, tapi banyak juga yang tak bisa dimakan.

(Pexels.com/Artem Beliaikin)

Apa pun cara mengonsumsi pisang, baik itu dikupas, dimakan bersama kulitnya, atau dimasak, pisang adalah buah yang sangat populer. Dia bisa dijadikan berbagai macam santapan, dari mulai makanan ringan seperti kue bahkan makanan pokok.

Pisang juga bisa dicampur dengan minuman es, atau bahkan dibuat sebagai bir pisang. Daun dan pohonnya juga memiliki ragam manfaat. Daun pisang bisa untuk pembungkus alami makanan.

Sedangkan pohon pisang, seratnya bisa dijadikan bahan tekstil serta bisa diolah menjadi pupuk organik yang menyuburkan tanaman lainnya.

Yang pasti, pisang dari mulai akar sampai buahnya, sangat berguna bagi manusia. Berikut ini ada 11 fakta menarik tentang pisang, yang mungkin Kisanak belum mengetahuinya.

Pisang Buah Pertama di Bumi

Tentu saja ada banyak pendapat para ahli mengenai asal-usul buah pisang. Namun menurut Badan Pangan PBB (FAO), dalam rujukan tertulis berbahasa Sansekerta sekitar tahun 500 Sebelum Masehi, para ahli percaya buah tersebut adalah buah pertama di bumi.

Pisang menjadi buah yang sangat penting, baik itu sebagai komoditas ekspor maupun bagi konsumsi harian, termasuk sebagai buah meja atau makanan pokok.

Kisanak dapat membaca tentang jejak kehidupan pisang selama ribuan tahun yang lalu di artikel Buah Surga Bernama Pisang.

Varietas Pisang Ada Ribuan

Jika Kisanak terbiasa membeli pisang Cavendish, pisang yang biasa ada di pasar modern, ada baiknya Kisanak jalan-jalan ke pasar tradisional atau bahkan piknik ke perdesaan.

Di sana, Kisanak bisa mendapatkan berbagai ragam varietas pisang. Ada pisang kepok awu, pisang genderuwo, pisang mas, pisang raja, pisang klutuk dan sebagainya.

Di seluruh dunia ini, varietas pisang ada lebih dari 1.000 macam. Sebagian besar varietas tersebut terkonsentrasi di negara-negara tropis dan subtropis. Di wilayah ini, pisang dapat tumbuh subur makmur, bahkan tanpa digelontor pupuk kimia sintetis.

Pisang Cavendish Sangat Dominan

Meski ada beragam varietas pisang, namun fakta di lapangan, pisang yang paling sering diperjual-belikan dalam skala besar adalah pisang Cavendish. Pisang varietas tersebut menjadi andalah sebagai buah komoditas ekspor.

Pisang Cavendish menyumpang 95 persen dari semua pisang yang dijual secara komersial. Pisang ini terkenal dengan tekstur yang lembut, rasa yang manis dan ukurannya yang lumayan besar. Kulitnya juga sering terlihat mulus dan sedap dipandang.

Pisang Cavendish Sangat Bermanfaat

fakta pisang, buah pisang, menarik, fakta menarik pisang,
(Pexels.com/Couleur)

Dalam 100 gram buah pisang Cavendish segar, mengandung sekitar 400 miligram potasium. Ini bisa dikatakan sebanding dengan banyak mengonsumsi kacang-kacangan, daging atau ikan yang dimasak. 

Diyakini, jika konsumsi Cavendish secara teratur, dapat membantu mengatur tekanan darah dan mengontrol aktivitas jantung. Pisang dipercaya dapat mencegah penyakit jantung.

Pisang Sumber Vitamin A yang Tinggi

Dengan ribuan varietas, ada beberapa pisang yang memiliki keunggulan dibandingkan lainnya. Pisang yang bisa menjadi sumber vitamin A yang tinggi adalah pisang Utin Lap. Pisang ini tumbuh di wilayah Mikronesia.

Memakan satu pisang kecil Utin Lap (sekitar 100 gram), itu dapat memenuhi kebutuhan vitamin A selama 2 hari. Untuk varietas Cavendish, jenis ini bahkan hampir tidak mengandung vitamin A meski rasanya bisa dibilang lezat.

Pisang Suplai Energi dengan Cepat

Kandungan potasium yang tinggi di dalam buah pisang, telah lama diyakini sangat bagus untuk membantu atlit meningkatkan performanya. Kandungan vitamin C dan B6 di dalam buah pisang, juga dapat menjadi suplai energi dengan cepat ke dalam tubuh olahragawan.

Hanya saja, di dunia olahraga Eropa, khususnya sepakbola, pisang sering dijadikan sebagai bahan ejekan untuk pemain kulit hitam. Mengapa? Kisanak dapat membaca informasi tersebut di artikel Pisang dan Rasisme dalam Sepakbola.

Kulit Pisang dapat Mengobati Gatal

Memang, pisang adalah buah yang sangat bermanfaat. Tidak hanya buahnya saja yang bisa dikonsumsi, namun hampir seluruh bagian tanaman pisang dapat dipetik manfaatnya.

Kulit pisang, dipercaya dapat mengobati gatal-gatal akibat gigitan nyamuk. Kisanak dapat menggunakan kulit pisang dan menggosokkan ke area bekas gigitan nyamuk agar gatalnya segera berkurang.

Ini karena kandungan gula di dalam pisang, dapat membantu mengeluarkan cairan dari bekas gigitan nyamuk.

Pisang dapat Dipanen dalam Usia 10 Bulan

pisang, buah, fakta, menarik, fakta pisang
(Pexels.com/Daniel Dan)

Ketika Kisanak berniat menanam tanaman buah, pisang bisa dijadikan sebagai pilihan utama. Ini karena tanaman tersebut dapat cepat berbuah.

Beberapa varietas pisang dapat dipanen antara bulan ke delapan sampak bulan ke sepuluh setelah ditanam. Dan buah pisang cenderung berbuah dalam cuaca yang hangat. Ketika buah pisang berbuah di musim penghujan, maka rasanya tidak akan terlalu manis sebab kandungan airnya terlalu banyak.

Pisang Diproduksi oleh 135 Negara

Berapa jumlah negara yang ada di dunia? Ada banyak. Jumlanya hampir 200 negara atau mungkin sekitar 197 negara.

Dari jumlah tersebut, buah pisang ditanam di 135 negara. Meski banyak negara yang menanam, namun permintaan pasar akan buah tersebut tetap tinggi. Ini dikarenakan pisang adalah buah populer dan disukai oleh banyak orang.

China yang menjadi penghasil pisang terbanyak kedua di dunia setelah India, kadang masih harus impor untuk menutupi permintaan di dalam negerinya yang tinggi.

Lahan Produksi Pisang akan Meningkat

Saat ini dunia diprediksi akan terus mengalami peningkatan suhu. Pada tahun 2070, suhu bumi diperkirakan naik 3 derajat celcius dari saat ini. Namun buah pisang disebut masih akan tetap menghasilkan dan bahkan menguntungkan.

Ini khususnya di daerah tropis dan subtropis. Oleh sebab itu, ada perkiraan lahan tanaman pisang yang cocok akan meningkat sebanyak 50 persen pada tahun 2070 tersebut.

Fusarium Hama Paling Merusak Pisang

Menurut FAO, ada sebuah penyakit pisang yang bernama Penyakit Panama. Ini adalah sejenis jamur yang disebut Fusarium Wilt Tropical Race 4. 

Hama tersebut adalah hama yang paling merusak saat ini dan menyerang perkebunan pisang di seluruh dunia. Jika tidak dikelola dengan baik, maka hama jamur tersebut dapat menghancurkan semua tanaman pisang tanpa sisa.

Penyakit ini pernah dikhawatirkan oleh para ilmuwan akan membinasakan semua tanaman pisang di muka bumi, khususnya untuk pisang yang diperdagangkan secara komersial. Varietas yang terbantai oleh Fusarium adalah Gross Michael.

Kidung Pamungkas
Kidung Pamungkas Suka membaca, suka menulis, pekerja lepas

Posting Komentar untuk "11 Fakta Menarik tentang Pisang"