Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lagu tentang Pisang jadi Inspirasi Perjuangan Buruh

Pisang memiliki banyak pengaruh dalam kehidupan kita. Ia tidak hanya buah, akan tetapi juga telah menginspirasi banyak seniman dan musisi untuk berkarya. Salah satu karya berupa lagu yang terinspirasi dari pisang adalah "Yes! We Have No Banana" yang ditulis oleh Frank Silver dan Irving Cohn.

lagu tentang pisang, pisang menginspirasi perjuangan, yes we have no banana, pisang, belfast, amerika serikat
(Wikipedia.org/Skidmore Music Co. Inc.)

Lagu "Yes! We Have No Banana" ini adalah lagu yang lama. Bahkan bisa dibilang ini lagu yang lama sekali karena tercipta ketika banyak negara masih dalam masa penjajahan. Lagu ini tercipta di antara dua Perang Dunia.

Penulis lagu yang bernama Frank Silver mengaku menciptakan lagu Yes! We Have No Banana pada tahun 1923 dan rekaman lagu itu laris manis.

Lagu itu menjadi sangat populer dan bahkan berhasil memicu para musisi lainnya menciptakan lagu balasan, juga tetang pisang.

Sejarah lagu Yes! We Have No Banana tercipta


Lagu yang ditulis oleh Frank Silver dan diberi nada oleh Irving Cohen itu tercipta ketika orkestra kecil mereka manggung di New York City.

Itu terjadi pada tahun 1920. Ketika mereka jalan kaki dan ingin mencari camilan, mereka berhenti di sebuah toko buah yang dimiliki oleh orang Yunani.

Dengan bahasa Inggris yang terbata-bata, penjual itu mengatakan Yes! We Have No Banana. Frasa itu terngiang di kepala Frank Silver selama bertahun-tahun dan akhirnya ditulis menjadi lagu.

Frasa itu dianggap lucu dan aneh tapi unik. Itu karena ketika seseorang ditanya apakah kamu memiliki pisang, jika orang itu tidak punya maka biasa akan menjawab No! We Have No Banana. Akan tetapi si pedagang Yunani justru menggunakan Yes! We Have No Banana.

Tapi mengapa pedagang Yunani itu mengatakan Yes! We Have No Banana? Ini terkait pasokan pisang di Amerika Serikat yang didatangkan dari Amerika Tengah, khususnya dari Honduras dan Panama.

Varian utama yang ditanam di wilayah tersebut adalah Gros Michel atau Big Mike. Perkebunan pisang yang luas diserang oleh penyakit yang disebut penyakit Panama dan hampir membuat varietas itu punah.

Itu sebabnya, pasokan pisang ke Amerika Serikat menjadi susut tiba-tiba. Padahal warga Amerika Serikat gemar makan pisang dan buah ini sangat populer di sana. Para pedagang buah tak dapat keuntungan karena pasokan pisang yang menurun.

Dalam catatan majalah Time, Frank Silver mengaku, "saya orang Amerika, keturunan Yahudi, dengan seorang istri dan seorang anak. Sekitar setahun yang lalu orkestra kecil saya bermain di Long Island hotel. Pergi dan pulang dari hotel saya tidak berhenti di kios buah milik seorang Yunani, yang memulai setiap kalimat dengan 'Yess.'"

Inspirasi perjuangan buruh di kota Belfast


Lagu Yes! We Have No Banana yang dibuat pada tahun 1923, telah sangat populer di banyak negara, tidak hanya di Amerika Saja. Lagu itu juga bahkan populer di Eropa, khususnya di Irlandia Utara.

Pada tahun 1932 ketika dunia mengalami masa resesi ekonomi, banyak buruh yang menderita. Begitu juga dengan buruh di Irlandia Utara.

Wilayah itu memiliki ketergantungan pesanan kapal dari luar. Krisis ekonomi yang melanda telah membuat pesanan kapal menurun drastis dan terjadi pemecatan serta pengangguran di mana-mana.

Socialist Worker menyebutkan bahwa hampir tidak ada rumah tangga yang anggotanya tidak terkena pemecatan di Belfast, Irlandia Utara.

Pada akhirnya Dewan Kota Belfast, membuat kebijakan dengan memberikan santunan kepada pria menikah yang menganggur dan layak kerja. Sedangkan pria cacat, lajang, sakit, perempuan, tidak mendapatkannya.

Mereka yang bekerja juga terus mendapatkan potongan gaji sehingga para buruh melakukan protes besar. Hampir selama dua minggu protes berlangsung dan buruh bentrok dengan polisi seperti dalam suasana perang.

Dalam demonstrasi yang berlangsung, dua kelompok dari Protestan dan Katolik (yang biasa bersinggungan) bersatu melakukan protes. Mereka berjalan diringi drum band yang menyanyikan Yes! We Have No Banana.

Lagu itu dipilih karena menurut dua kelompok tersebut, lagu tidak mengandung sentimen antar golongan sehingga bisa menyatukan mereka.

Mereka menuntut kenaikan gaji dan tunjangan dari pemerintah kota. Dalam peristiwa ini, banyak sekali toko-toko yang dijarah dan demonstran berhadapan dengan polisi yang bersenjata dengan bantuan mobil lapis baja.

Ketika akhirnya pemerintah kota menyerah, salah satu ketua Pengangguran Nasional yang memimpin protes bernama Thomas Geehan, berpidato "dua minggu terakhir akan tercatat sebagai dua hal yang paling mulia dalam sejarah kelas pekerja di Belfast. Pertama-tama mereka melihat para pekerja Protestan dan Katolik berbaris bersama, dan hari Selasa mereka melihat mereka berkelahi bersama."

Bagi kisanak yang ingin menyimak lagunya, bisa dicari di YouTube. Lagunya khas lagu lawas dan bisa bikin bergoyang.

Selain menginspirasi perjuangan dan mempersatukan kelompok, pisang di beberapa kebudayaan juga memiliki beragam makna. Kisanak dapat menyimak makna pisang artikel Filosofi Pisang dalam Adat Pernikahan Jawa

Kidung Pamungkas
Kidung Pamungkas Suka membaca, suka menulis, pekerja lepas

Posting Komentar untuk "Lagu tentang Pisang jadi Inspirasi Perjuangan Buruh"