Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fakta Nutrisi dan Risiko buah Pisang

Sebagai buah yang populer, pisang memiliki segudang kandungan nutrisi yang diyakini dapat menyehatkan tubuh. Akan tetapi pisang juga memiliki risiko. Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai nutrisi dan risiko dari buah pisang.

pisang, buang pisang, nutrisi pisang, risiko pisang
(Unsplash.com/Deon Black)

Pisang sebagai buah yang lumrah ditemui di Indonesia, memiliki beragam cara untuk mengonsumsinya. Ada pisang yang direbus, dikukus, digoreng, dijadikan tepung dan beragam model olahan lainnya.

Buah pisang ini adalah buah yang menarik dan bahkan disebut sebagai buah yang populer di Amerika Serikat. Mengapa? Karena tiap orang Amerika Serikat disebut mengonsumsi buah pisang sebanyak 5,1 kilogram per tahun.

Selain karena rasanya yang lezat dan nikmat, pisang diyakini memiliki banyak manfaat. Beberapa penjelasan dari Kemenkes mengutarakan bahwa buah surga ini berkhasiat membantu mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Khasiat lain dari buah pisang adalah kaya akan karbohidrat dan sumber vitamin A. Jika dibandingkan dengan buah apel, buah pisang ini memiliki kandungan dua kali lipat karbohidrat lebih banyak dan lima kali lipat kandungan vitamin A.

Selain khasiat tersebut, buah pisang rupanya juga bermanfaat untuk mengatasi anemia.

Karena kaya akan serat, buah ini juga dapat memperlancar metabolisme, meningkatkan kekebalan tubuh dan memperlancar aliran oksigen ke dalam otak bagi kisanak yang mengonsumsinya.

Mengapa buah pisang ini banyak memiliki khasiat penting, berikut ini silakan kisanak simak fakta nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Fakta nutrisi yang dikandung di dalam buah pisang


Bersumber dari laman Harvard School of Public Health, dalam satu porsi penyajian pisang yang berukuran sedang, nutrisi yang dikandung dalam buah tersebut adalah sekitar 110 kalori, 0 gram lemak, 1 gram protein, 28 gram karbohidrat, 15 gram gula (alami), 3 gram serat, dan 450 mg kalium. Magnesium dan mangan juga terkandung di pisang.

Sedangkan menurut FDA, badan obat-obatan dan makanan Amerika Serikat,  seperti yang dilansir dari Livescience, pisang ukuran sedang mengandung 30 gram karbohidrat, 3 gram serat, 19 gram gula alami, 1 gram protein. Selain itu, ia juga mengandung kalium vitamin A, vitamin C, dan Besi.

Menyimak dari sumber lain yakni dari Healthline, pisang dengan ukuran sekitar 100 gram, memiliki kandungan kalori sebanyak 89 gram, protein 1,1 gram, karbohidrat 22,8 gram, gula 12,2 gram, serat 2,6 gram, lemak 0,3 gram dan kandungan airnya 75 persen. Selain itu ada kandungan kalium, vitamin B6 dan C.

Fakta penjelas dari kandungan karbohidrat pisang


Setelah disimak fakta sebelumnya, sebagian besar penilaian buah pisang adalah mereka sumber karbohidrat yang melimpah.

Kandungan utama dari karbohidrat adalah gula. Ada dua jenis karbohidrat yang yang kompleks dan sederhana. Untuk contoh karbohidrat sederhana, biasa kita temui di permen, soda, atau es krim.

Karena itu karbohidrat sederhana, mengonsumsi produk tersebut di dalam tubuh jadi gampang dicerna menjadi glukosa dan tidak mudah membuat kenyang. Untuk karbohidrat yang kompleks misalnya ada di nasi dan jagung yang cenderung lama dicerna sehingga membuat kenyang.

Pada pisang, paling umum pada pisang matang, kandungan gulanya adalah sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Pada pisang masak, kandungan gulanya bisa mencapai lebih dari 16% berat segarnya. Ini termasuk karbohidrat sederhana yang mudah diserap oleh tubuh.

Fakta penjelas dari vitamin dan mineral di dalam pisang


Pisang yang sebelumnya sudah disinggung kaya nutrisi, mengandung vitamin dan mineral yang sangat berguna bagi tubuh.

Mineral yang dikandung di pisang utamanya adalah kalium, vitamin B6 dan vitamin C.

Kalium dapat dapat menurunkan tekanan darah dan bagus untuk kesehatan jantung. Vitamin B6 bagus untuk perkembangan saraf otak, membantu memproduksi antibodi dan hemoglobin serta membuat kadar gula dalam tubuh tetap dalam ukuran normal.

Sedangkan vitamin C menurut Harvard School of Public Health, memiliki peran dalam mengendalikan infeksi dan penyembuhan luka, serta merupakan antioksidan kuat yang dapat menetralkan radikal bebas berbahaya.

Risiko dari makan pisang berlebihan


Apakah dengan banyak kandungan nutrisi, pisang memiliki risiko? Ada. Merujuk pada Livescience, buah pisang juga memiliki risiko untuk tubuh. Risiko ini timbul biasanya karena makan pisang secara berlebihan.

Makan buah pisang secara berlebihan akan membuat kepala kisanak merasa sakit dan menimbulkan kantuk. Selain itu, karena kandungan gula yang tinggi, konsumsi pisang secara berlebihan dapat merusak gigi.

Selain risiko tersebut, ada juga risiko lainnya yakni jangan pernah membuang kulit pisang sembarangan di tengah jalan karena itu dapat membuat orang lain jatuh terpeleset ketika menginjaknya.

Itulah tadi fakta mengangumkan dari buah pisang yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Bagian pisang lain, yakni pohonnya, juga bisa menjadi karya luar biasa. Simak ulasannya di artikel Menyulap Pelepah Pisang jadi Songkok

Kidung Pamungkas
Kidung Pamungkas Suka membaca, suka menulis, pekerja lepas

Posting Komentar untuk "Fakta Nutrisi dan Risiko buah Pisang"